seiring waktu berjalan,
tatkala gelap itu hadir..
selama nafas berhembus,
seolah terhanyut dalam belaian..
terpaku menghadang angin..
terkoyak sesuai berucap..
tatkala indah saat bersambut..
seringan udara yang mengosongi rongga dada..
selega angan yang menerawang jauh,
menembus batas kenyataan..
berdiri, laksana gunung tinggi menjulang..
menatap jauh angkasa,
menebar sukma di ujung senja..
teguh.. tegar.. tabah..
lalu terduduk..
lalu tertunduk..
kosong..
tanpa kata..
Tidak ada komentar:
Posting Komentar